Visa untuk Belajar di Jepang

Untuk tujuan “belajar” di Jepang, terdapat tiga bentuk utama status tinggal (visa). Masing‑masing berbeda dalam tujuan, pihak yang memenuhi syarat, serta apakah pekerjaan diperkenankan. Silakan pilih tautan yang paling mendekati kebutuhan Anda.

Status tinggal bagi mereka yang akan menempuh pendidikan formal di universitas, pascasarjana, sekolah vokasi, sekolah bahasa Jepang, dan sejenisnya. Secara pokok pekerjaan tidak diperkenankan; namun jika memperoleh izin aktivitas di luar status tinggal (shikakugai katsudō kyoka), kerja paruh waktu hingga maksimal 28 jam per minggu (pada libur panjang, hingga 8 jam per hari) dapat dilakukan sesuai aturan. Masa tinggal diberikan hingga paling lama 4 tahun 3 bulan, tergantung institusi dan program.

Untuk aktivitas akademik atau seni tanpa imbalan uang, serta untuk meneliti atau mempelajari budaya dan keterampilan khas Jepang, seperti upacara teh (chadō), ikebana, masakan Jepang, tari tradisional, atau musik gagaku—aktivitas yang memperoleh upah tidak diakui. Masa tinggal yang umum: 3 tahun, 1 tahun, 6 bulan, atau 3 bulan.

Anda diterima oleh perusahaan atau lembaga di Jepang untuk memperoleh teknis, keterampilan, atau pengetahuan. Ini sistem yang terpisah dari visa pelajar (bahasa atau akademik) maupun skema pelatihan keterampilan asing; premisnya adalah memanfaatkan yang dipelajari setelah kembali ke negara asal. Masa tinggal yang umum: 1 tahun, 6 bulan, atau 3 bulan.